06/02/2023

Game Terburuk 2022 Yang Perna Ada

Game Terburuk 2022

Game Terburuk 2022

Game Terburuk 2022, Tahun 2022 sudah ingin berakhir, dan seperti tahun-tahun sebelumnya, ada ratusan game di rilis sepanjang 12 bulan terakhir. Di saat game seperti Elden Ring dan God of War: Ragnarok mendapatkan segala pujian dari beragam media, selalu ada game yang menerima sebaliknya.

Mendapat skor “hijau” itu sulit dicapai dengan selera gamer yang semakin lama semakin banyak mintanya. Tetapi tampaknya menjadi sebuah tantangan sendiri untuk dapat merilis game dengan skor “merah” di situs seperti Metacritic, namun selalu ada yang berhasil mencapainya.

Game Terburuk 2022 Menurut Metacritic

Media tersebut baru saja merilis daftar game-game dengan skor terendah selama 12 bulan terakhir. Sebagian mendapat resepsi buruk karena game yang dianggap rusak, sebagian karena masalah teknis, dan ada juga yang karena konten humor yang terlalu kasar dan di luar nalar.

Berikut ialah 10 game terburuk berdasarkan skor Metacritic.

1. Game Terburuk 2022 Blade Runner: Enhanced Edition

Game Terburuk 2022

Blade Runner: Enhanced Edition sebenarnya ialah remaster dari game point-and-click klasik di tahun 1997. Sayangnya edisi ‘enhanced’ yang di janjikan justru di penuhi oleh banyak masalah teknis.

Banyak kritik yang bahkan menyebut kalau port buatan fans justru lebih baik dari remaster yang di buat oleh studio besar seperti Night Dive Studios yang di mana punya catatan bagus sebelumnya dalam urusan remaster game lawas.

2. Game Terburuk 2022 Kamiwaza: Way of the Thief

Lagi-lagi remaster dari game lama mendapat resepsi buruk, kali ini ialah game action/stealth tahun 2006 yang di buatkan remaster untuk PS4 dan Switch.

Akan tetapi kali ini lebih di karenakan minimnya perubahan yang di lakukan oleh developer terhadap versi remaster. Versi baru yang di rilis tak lebih dari sekedar upscaling agar menjadi widescreen. Dari segi gameplay, banyak kritikus menyebutnya sudah termakan zaman.

3. Game Terburuk 2022 The Waylanders

Game Terburuk 2022

Game eksklusif PC ini mencoba memadukan Dragon Age: Origins dengan Baldur’s Gate menjadi satu, sayangnya Gato Studio asal Spanyol gagal untuk menjadikannya pengalaman bermain yang baik.

Kritikus menyebut kalau game gagal mengambil hal positif dari game yang menginspirasinya dan terlalu banyak masalah teknis seperti bug yang merusak kesenangan bermain.

4. Game Terburuk 2022 The Last Oricru

The Last Oricru menjadi contoh baru studio kecil yang ingin mengikuti hype soulslike layaknya yang di lakukan pada game-game seperti Mortal Shell, Ashen, Hellpoint, dll. Game-game yang di sebutkan sebelumnya berhasil pada satu aspek dan di senangi oleh banyak orang meski dengan kekurangannya, The Last Oricru justru kebalikannya.

Game ini di sebut terlalu kaku dari segi kontrol hingga bertarung, penulisan cerita yang terlalu datar, dan desain keseluruhan yang tidak begitu menarik dan unik.

5. Zorro: The Chronicles

Zorro: The Chronicles mungkin memang di tujukan untuk anak kecil, tetapi developer tampaknya terlalu meremehkan selera dari gamer muda.

Menjadi game adaptasi dari animasi dengan judul yang sama, game ini di anggap terlalu low effort mulai dari segi visual hingga penuhnya bug yang merusak gameplay.

6. Lego Brawls

Lego Brawls ialah game mobile tahun 2019 yang di bawa ke console. Banyak yang setuju kalau game ini sebenarnya tidak jelek, tapi semua aspek dari game sangatlah “mid“, sulit untuk menikmatinya sama sekali.

7. Xel

Xel ialah game 3D platformer dari studio kecil yang ingin memperlihatkan judul original baru mereka. Sayangnya eksekusi dari game terkesan tidak rapi mulai dari combat hingga puzzle yang tidak menyenangkan untuk di lakukan.

Gameplay yang tidak impresif itu di perparah dengan masalah teknis yang menumpuki game hingga beberapa kritikus menyebut kalau game bisa sampai unplayable ketika masalah terjadi.

8. Babylon’s Fall

Sangat ‘membangongkan’ melihat Platinum Games, salah satu studio game aksi terbaik, bisa membuat game yang jatuh ke deretan terburuk. Tetapi itulah yang terjadi pada Babylon’s Fall.

Game yang di kembangkan Platinum Games, studio yang sama di balik Bayonetta dan Metal Gear Rising: Revegeance, mendapat resepsi.

begitu buruk dari gamer dan kritikus karena visual yang jelek, gameplay yang tidak menyenangkan, dan kurangnya alasan untuk terus bermain.

sebagaimana yang di inginkan developer dan Square Enix karena format live service.

Game ini begitu buruk sampai-sampai harus di matikan pada akhir Februari 2023 mendatang.

9. Crossfire X

Sebuah tanda tanya besar bagaimana Microsoft bisa mengambil IP dari salah satu FPS terpopuler di Cina, meminta Smilegate membuat sekuel.

eksklusif untuk Xbox, lalu menyewa Remedy entertainment – developer dari Control, untuk kembangkan konten single-player, dan hasil.

akhirnya ialah salah satu FPS terburuk saat ini. Konten single-player di anggap terlalu Call of Duty tetapi dari segala aspek jeleknya

banyaknya fitur dasar yang terimplementasi dengan baik, serta mode multiplayer di anggap terlalu pay-to-win.

10. Postal 4

Postal sudah sangat di kenal kontroversial dan menaruh lelucon-lelucon edgy yang tidak semua orang dapat menerimanya. Tampaknya hal tersebut lebih menjadi faktor dominan akan kenapa skor dari Postal 4 sangatlah rendah dan bahkan di cap terburuk tahun ini.

Melihat dari resepsi gamer, meski game ini jauh dari kata ‘bagus’ ataupun ‘mahakarya’, banyak yang masih menikmatinya mau itu secara ironik ataupun tidak.

Baca pula informasi Gameonlinenft lainnya tentang Game Terburuk beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya